Stres Tingkat Dewa : Gegara Rumah

Hufh .. Rasanya bangun rumah sendiri tu kek gini ternyata Bro. Uang cukup saja bukan keniscayaan bahwa rumah dapat selesai tepat waktu. Ada saja halangan di sana sini yang menghambat proses penyelesaian rumah.

Selain pekerja yang sering ndak lengkap, salah satu masalah yang jadi hot topic saat ini adalah seorang penjual tehel ‘Gila!’.

Ceritanya bulan 9 lalu, saat Ibunya Alwan akan ke Makassar, kita pesan tehel di sebuah toko di Masamba. Harapannya, saat kita tidak di sini, pemilihan warna dan motif tehel itu sudah bukan lagi masalah.

Nah, saat itu barang tidak langsung diambil, karena memang tidak ready stock. Kita bayar lah, setelah warna dan motifnya deal. Bulan 11, tukang dah kontak tu pedagang untuk kirim barang. Lah, ternyata hampir semua warna yang dipesan tidak sesuai dengan yang di nota. Warna biru diganti hijau, motif awan hitam diganti putih. Buta warna ni orang!

Kita balikin lah itu barang. Karena tidak sesuai dengan yang dipesan. Demi menjaga kesalahan lagi, saya ke tempat pedagang tu. Ngejelasin barang yang kita mau. Sayangnya, pas sampe sana tu contoh dah nggak ada. Jadilah kita sepakat, dalam bahasa, bahwa tehelnya adalah motif awan warna hitam.

Oke.

Bulan 12 tu tehel datang lagi. Salah pula. Fuck! Kita balikin lagi tu barang.

Sampe situ saya mulai ngotot sama tu Haji. Dia ngotot bahwa ndak pernah ada sampel dengan motif awan hitam. Gila kan dia?! Akhirnya kitorang minta uang dibalikin saja, dengan alasan dia tidak dapat memenuhi pesanan. Dia ndak mau. Double gila kan?!

Bulan 1 Ane di Makassar, telpon bahwa kita mau minta uang balik. Dia ngotot ndak bisa. Cuma kasih solusi saya disuruh bawa sampel tehel yang dimau.

Saya beli lah 1 doz tehel, untuk ditunjukin di matanya di orang, biar ndak salah lagi warna dan motifnya.

Beberapa pekan berlalu. Ane nelpon, minta kepastian. Ane duga ni orang ndak ada i’tikad baik untuk memenuhi pesanan kita. Ane minta lah tanggal kepastian barang dikirim. Dia malah marah-marah ndak jelas.

Jujur Bro, ane dah nyerah aja ngurusin ni barang. Uang segitu aja ribetnya minta ampun.

Yang pasti, ane nggak bakalan 2 kali beli barang di toko itu. Selamat lah, dia sudah merusak reputasi tokonya sendiri.

Satu kata : Fuck U Haji! 😀

mathuinmks

About mathuinmks