Category : Refleksi

Strategi Manajemen OSIS SMAN 1 Bone-Bone

Sebagai organisasi elite di sekolah, OSIS memang mestinya mampu menjadi salah satu wadah perkembangbiakan virus organisasi bagi siswa. Setiap siswa, dilantik atau tidak, akan masuk menjadi anggota OSIS ini. Setelah beberapa tahun dibina oleh Pak Aruji, OSIS SMAN 1 Bone-Bone kini berpindah tampuk kepemimpinan. Sayangnya, perpindahan ini menyisakan berbagai permasalahan kecil. Tentunya mesti sadar, bahwa masalah layaknya batu, bisa menjadi dua pilihan, batu loncatan atau malah batu peremuk.

Hmmm .. Ini curhat yang mungkin bisa ditanggapi oleh beberapa anggota senior dan mantan pengurus OSIS SMAN 1 Bone-Bone. Tentunya, tak terlepas dari keinginan untuk menjadi sekolah hebat di Luwu Utara.

Curhat Sang Dewi, Cepatlah Besar Alwanku!

Disclaimer : Tulisan ini dipublish oleh Dee, istri nomor satu di dunia.  🙂 Mengisahkan tentang proses kelahiran bebi mungil kami, Alwan. Semoga tulisan sederhana ini bisa menjadi bahan bacaan yang menyenangkan, menjadi sebuah kenangan indah tentang perjuangan hidup seorang Ibu. Semoga setelah ini, rasa sayang antara kita dan orang tua makin meraja. Semoga setelah ini, rasa cinta pada sesama makin menguasa. Semoga, setelah ini … Kebijakan dan kedewasaan ada di dalam badan. Regards, Dee.

Bagaimana Kualitas Film Indonesia Menurutmu, Sahabatku?

Berbicara tentang film, salah satu yang paling saya gemari adalah sequel The Bourne Ultimatim. Hebatnya film ini bagi saya pribadi adalah, The Bourne, bintang utama dalam cerita ini telah dicuci otaknya sehingga tak tau siapa dirinya. Yang ia tau, dirinya selalu menjadi target pembunuhan. Ia sebenarnya sebuah project program dalam sebuah departemen pertahanan di Amerika. Tepatnya menjadi prototype untuk sebuah mesin pembunuh yang sangat hebat, yang akhirnya disebut sebagai agen layaknya James Bond 007. Mempunyai insting kuat, pengalaman mempertahankan diri dan juga kualitas diri. Sayangnya, ia dianggap project yang gagal, sehingga harus dimusnahkan. Lha, film-film sejenis ini membuat saya berdecak kagum. Teknologi yang hebat, akting yang luar biasa, juga alur cerita yang sangat sulit ditebak.

Blogger Terbaik adalah yang Paling Banyak Memberi Manfaat (Refleksi 2 Tahun nge-Blog)

“Sebaik-baik manusia adalah yang paling banyak manfaatnya bagi orang lain ..” (Al-Hadits)

Hari ini, 4 Desember 2009, tepat dua tahun aktivitas blogging ada bagi saya. Dulu, awalnya, saya mengelola sebuah blog untuk alumni madrasah aliyah saya, mandeg, kini hanya jadi sebuah alamat di wordpress, tak pernah di update. Satu-satunya dari sekian banyak blog yang masih sering saya kunjungi dashboardnya adalah blog ini. MeetAbied™ Blog, saya menamainya begitu. MeetAbied = berjumpa dengan seorang abid (hamba) bernama Abied.

Candu blogging hampir sama rasanya dengan candu Facebook yang beberapa bulan kemarin sempat mendarahdaging di kepala saya. Ampun. Beberapa pekan terakhir ini, saya terlalu sering memandangi dashboard tanpa tahu apa yang mesti dilakukan. Saya terkesima dengan banyak tulisan blogger lain yang saya hormati : Pak Sawali, Pak Yari, Pak Jupri, Arul, deKing, Asta Qauliyah. Beliau adalah para guru yang saya kagumi,