MasBied.com

Muhammad Zainal Abidin Personal Site

Teori Belajar

Teori-Teori Sikap Pribadi & Prestasi Akademik

Posted on December 31, 2009

Teori Interaksi Simbolik Pada Diri

Ketika seorang anak lahir dia belum mempunyai  bentuk kepribadian selama dua atau tiga tahun dia hidup dan tumbuh dengan beragam tingkah laku, baik yang kurang baik maupun yang baik, seperti dapat membedakan bagian tubuh dengan bagian lainnya dan masih banyak lagi yang lain hingga usianya dewasa. Sikap diri tumbuh bersama interaksi sosial. Sebagai anak yang berinteraksi dengan objek dan orang, dia menyadari dirinya sebagai objek terpisah dan nyata dari beragam objek dan orang lain, (Lindersmith and Strauss, 1968). Dalam proses berinteraksi dengan orang lain anak, mulai mengaku bahwa aksi orang lain kepadanya adalah pasti dan dia mulai merespon ulang dengan reaksinya sendiri. Dan dengan kemampuan individu dia mengharapkan reaksi berbeda dari orang lain. Anak-anak akan belajar memikirkan sifat kepribadian yang ditiru dari orang lain, sebagai contoh, seorang anak menangkap atau meniru sesuatu yang dia temui dengan kecerdasannya ia mulai mengharapkan pengenalan baru dalam berkreasi kembali dan akan dipertimbangkan dengan menggunakan kecerdasannya. Kemampuan kecerdasan ini akan menunjukkan perbedaan dengan yang lainnya dan melihat dirinya sebagai salah satu objek, memberikan rasa percaya diri dan sikap tentang dirinya dinamakan konsep diri. Read more …

Penggunaan Media Belajar dalam Meningkatkan Prestasi Belajar Siswa

Posted on December 24, 2009

Kata media berasal dari bahasa latin Medius yang secara harfiah berarti “tengah” perantara atau pengantar. Gerlacah dan Ely dalam Rusyanti (1998) mengatakan bahwa media apabila dipahami secara garis adalah manusia, materi, atau kejadian yang membangun kondisi yang membuat mampu memperoleh pengetahuan, keterampilan atau sikap. Dalam pengertian ini guru, buku teks dan lingkungan sekolah merupakan media. Secara lebih khusus pengertian media dalam proses belajar mengajar cenderung diartikan sebagai alat grafis, fotografis, atau elektronis untuk menangkap, memproses, dan menyusun kembali informasi visual atau verbal.

Senada dengan hal itu oleh Gagne dalam bukunya S. Arief (2003: 6) mengatakan bahwa media adalah berbagai jenis komponen dalam lingkungan murid yang dapat merangsangnya untuk dapat belajar. Sementara itu Briggs dalam S. Arief (2003: 6) berpendapat bahwa media adalah segala alat fisik yang dapat menyajikan pesan serta merangsang murid untuk belajar. Buku, film, kaset, film bingkai adalah contoh-contohnya. Read more …