Green Hill Campus : SMA Negeri 1 Bone-Bone

SMA Negeri 1 Bone-Bone adalah salah satu sekolah menengah atas yang ada di Kecamatan Bone-Bone, Kabupaten Luwu Utara, Sulawesi Selatan. Sekolah ini adalah sekolah menengah umum yang pertama kali di kecamatan, tahun 2000, mulai mendidik siswa sejak tahun ajaran 2000/2001. Hingga sekarang, telah meluluskan 6 angkatan. Jika dilihat dalam peta, letak kecamatan Bone-Bone adalah sebelah utara timur laut dari Ibu kota propinsi, Makassar. Perjalanan dari Makassar ke Bone-Bone rata-rata memakan waktu 7 jam perjalanan. Jaraknya cukup membuat pinggang pegel, kesel, 496 km. Tapi dulu saya melakoninya, Bone-Bone – Makassar, dan sebaliknya, sekali dalam setengah tahun, untuk berlibur ke kampung halaman. Kini, setelah tinggal di Bone-Bone, saya justru kangen dengan Makassar, padahal dulu sebel tiap kali harus kembali ke sana.

Jalan-jalan ke Bone-Bone

Jika dilihat dalam peta, letak kecamatan Bone-Bone adalah sebelah utara timur laut dari Ibu kota propinsi, Makassar. Perjalanan dari Makassar ke Bone-Bone rata-rata memakan waktu 7 jam perjalanan. Jaraknya cukup membuat pegel kesel, 496 km. Dibanding kata Bone-Bone atau Masamba (sebagai ibukota kabupaten), orang Makassar lebih mengenal kata Palopo untuk keseluruhan daerah di daerah ini. Padahal, jarak kota Palopo dan Masamba sendiri masih 70 km lebih, hanya saja Palopo adalah ibukota kabupaten pada waktu itu. Dulu, kabupaten kami hanya terdiri atas sebuah saja, Luwu. Sekarang telah terbagi menjadi empat : Luwu Utara dengan Masamba sebagai ibukotanya, Luwu Timur (Malili), Kota Palopo, dan Luwu (Larompong). Luasnya memang sangadh! Sebelum terpecah, dari ujung ke ujung kabupaten Luwu membutuhkan waktu tak kurang dari 6 jam, hampir sama dengan perjalanan dari kota kami ke Makassar. Bisa jadi, sepersepuluh dari Pulau Sulawesi adalah Tanah Luwu. Ckckckckck …

Blogger Terbaik adalah yang Paling Banyak Memberi Manfaat (Refleksi 2 Tahun nge-Blog)

“Sebaik-baik manusia adalah yang paling banyak manfaatnya bagi orang lain ..” (Al-Hadits)

Hari ini, 4 Desember 2009, tepat dua tahun aktivitas blogging ada bagi saya. Dulu, awalnya, saya mengelola sebuah blog untuk alumni madrasah aliyah saya, mandeg, kini hanya jadi sebuah alamat di wordpress, tak pernah di update. Satu-satunya dari sekian banyak blog yang masih sering saya kunjungi dashboardnya adalah blog ini. MeetAbied™ Blog, saya menamainya begitu. MeetAbied = berjumpa dengan seorang abid (hamba) bernama Abied.

Candu blogging hampir sama rasanya dengan candu Facebook yang beberapa bulan kemarin sempat mendarahdaging di kepala saya. Ampun. Beberapa pekan terakhir ini, saya terlalu sering memandangi dashboard tanpa tahu apa yang mesti dilakukan. Saya terkesima dengan banyak tulisan blogger lain yang saya hormati : Pak Sawali, Pak Yari, Pak Jupri, Arul, deKing, Asta Qauliyah. Beliau adalah para guru yang saya kagumi,

Warnet di Bone-Bone dan Sukamaju

Belum lama, baru beberapa bulan ini warung internet di Kecamatan Bone-Bone Kabupaten Luwu Utara tumbuh. Sejak masuknya akses speedy sejak akhir tahun 2008 kemarin, warnet menjadi salah satu usaha bisnis yang menjadi bidikan para pelaku bisnis. Hingga artikel ini ditulis, ada beberapa warnet di tempat ini. Diantaranya:

Al-Falah Speedy Warnet. Tempatnya di Pesantren Al-Falah Lemahabang. Sebelah barat, sebelum Jembatan Kanjiro. Menyediakan 5 unit komputer, dengan harga mulai Rp. 4ribu. Suasananya asyik, pinggir jalan, akses ke beberapa pusat pemerintahan cukup bagus. Yang lebih seru bisa online meski lampu mati, PLN tak stabil, karena menggunakan generator pribadi. Milik Pak Syamsul Mahmud dan Mas Hafid. Kemarin pake paket promosi, 2ribu per jam, tapi sekarang dah tarif reguler.

Izinkan Saya Menikah Pak!

Keinginan menikah adalah fitrah bagi setiap orang yang merasa telah dewasa. Apalagi bagi dua sejoli yang sedang dilanda cinta. Islam juga begitu mengagungkan institusi pernikahan ini, agar tercipta kehidupan yang lebih tertata, baik secara nasab maupun secara lahiriah. Menikah berarti menyempurnakan setengah dari agama. Bukan begitu?

1 12 13 14