Wisata di Luwu Utara : Bendungan Karangan, Bone-Bone

Kalau pengen berwisata di salah satu tempat di Luwu Utara, silakan datang ke Bendungan Karangan. Salah satu bendungan tua yang katanya merupakan bangunan Belanda. Hmm … Bendungan ini menjadi salah satu tempat pengaturan irigasi untuk sawah warga yang berada di sekitaran Karangan, Sidomukti, Bone-Bone dan Patoloan. Bendungan Karangan memiliki sebuah terowongan bawah tanah yang panjangnya hampir sekitar 3 km. Seru.

SMAN 1 Bone-Bone in Action (Part 1)

Kali ini akan ada beberapa gambar yang saya posting khusus untuk pengunjung setia blog yang berasal dari kalangan alumni atau pun civitas akademika SMAN 1 Bone-Bone. Hanya buat beberapa foto gaya mereka. Semoga bisa mengobati kerinduan akan sekolah tercinta. 🙂

Gambar ini adalah gambar beberapa orang guru dalam aksinya. Ada yang malu-malu, dikiranya mo diapain. Ntar, kalo dah ada waktu, akan posting foto-foto guru yang lain. Mereka belum tau ini buat apa. Buat dipajang di kamar, kali aja nyamuk-nyamuk pada takut!

Sepuluh Tahun Lalu, di Kelas 3A SMP Negeri 1 Bone-Bone

Tahun 2000. Kelas di sudut timur SMP Negeri 1 Bone-Bone ditempati oleh 40 siswa advance, kelas kita, kelas 3A. Tak terasa, kini telah 10 tahun sudah masa itu terlewat. Yang pasti, semua dari kita telah berubah, beranjak dewasa, mengerti tentang hidup dan kehidupan, cinta dan cita-cita. Bahkan, beberapa siswa imut kala itu kini telah menjadi ‘orang’. Syukurlah …

Sepuluh tahun lalu kawan … Kita adalah siswa sebuah sekolah menengah pertama, dimana setiap guru adalah panutan yang selalu mendapat tempat istimewa di hati. Meski cubitan Pak Nurdin atau ketokan di kepala dari seorang guru matematika masih pernah ada hanya karena kita salah meletakkan tanda koma atau minus, kita tak pernah membenci mereka. Bahkan sekarang, tiap kali berjumpa, kita akan mencium tangan yang dulu mencubit kita, memeluk tubuhnya, merasakan betapa beliau menyayangi kita, betapa berharganya kita bagi mereka, dan sebaliknya.

Tiap kali berjumpa dengan guru-guru hebat, mereka menyanjung kita di hadapan orang yang sedang ada di dekat kita. “Ini salah satu siswa andalan SMP Bone-Bone”, “Ini siswa hebat SMP Bone-Bone”, “Ini dia, siswa SMP Bone-Bone”. Meski itu mungkin terlalu membesar-besarkan, dan akhirnya membuat kita tersipu malu. Beliau bertanya kepada kita tentang sahabat-sahabat kita yang lain, kemana mereka semua? “Entahlah …”

1 2 3