Info Beasiswa S2 Australia : Nikah atau Kuliah?

Kenapa lagi ni? Pake nipu pembaca dengan menggunakan kata Kunci “INFO BEASISWA S2 AUSTRALIA”! Dosa lho kalo pake bohong! Emang ada apa Bied?

Maaf, gak ada apa-apa. Cuma lagi pengen saja cerita tentang mimpi. Tadi ketemu dengan salah seorang pegawai di BKD, kebetulan kenalnya waktu diklat taon kemaren. Bicara tentang lanjut kuliah magister untuk beberapa orang pekerja rakyat.

Terus?

Katanya untuk lanjut S2 itu gak terlalu sulit pengurusannya. Ada dua jenis izin, pertama izin belajar, kedua tugas belajar. Untuk jenis yang pertama hanya boleh kuliah di sekitaran kabupaten, tanpa meninggalkan tugas pokok. Jenis yang kedua membebaskan pelaksanaan tugas.

Sepuluh Tahun Lalu, di Kelas 3A SMP Negeri 1 Bone-Bone

Tahun 2000. Kelas di sudut timur SMP Negeri 1 Bone-Bone ditempati oleh 40 siswa advance, kelas kita, kelas 3A. Tak terasa, kini telah 10 tahun sudah masa itu terlewat. Yang pasti, semua dari kita telah berubah, beranjak dewasa, mengerti tentang hidup dan kehidupan, cinta dan cita-cita. Bahkan, beberapa siswa imut kala itu kini telah menjadi ‘orang’. Syukurlah …

Sepuluh tahun lalu kawan … Kita adalah siswa sebuah sekolah menengah pertama, dimana setiap guru adalah panutan yang selalu mendapat tempat istimewa di hati. Meski cubitan Pak Nurdin atau ketokan di kepala dari seorang guru matematika masih pernah ada hanya karena kita salah meletakkan tanda koma atau minus, kita tak pernah membenci mereka. Bahkan sekarang, tiap kali berjumpa, kita akan mencium tangan yang dulu mencubit kita, memeluk tubuhnya, merasakan betapa beliau menyayangi kita, betapa berharganya kita bagi mereka, dan sebaliknya.

Tiap kali berjumpa dengan guru-guru hebat, mereka menyanjung kita di hadapan orang yang sedang ada di dekat kita. “Ini salah satu siswa andalan SMP Bone-Bone”, “Ini siswa hebat SMP Bone-Bone”, “Ini dia, siswa SMP Bone-Bone”. Meski itu mungkin terlalu membesar-besarkan, dan akhirnya membuat kita tersipu malu. Beliau bertanya kepada kita tentang sahabat-sahabat kita yang lain, kemana mereka semua? “Entahlah …”