Menghabiskan Sisa 2018…

Setelah beberapa hari mulai aktif utak-atik dan menulis di blog, akhirnya terpikir untuk menuliskan apa yang saya alami beberapa tahun ini, setelah terakhir kali menulis tentang resolusi di Desember 2015.

Hidup memang berjalan biasa saja sejak saat itu. Beberapa target yang ingin saya capai di 2016 (Bayar hutang bisnis, Repackaging financial plan, beli NMax, Jadi guru biasa & menerapkan pola hidup sehat), Alhamdulillah beberapa terlaksana. Beli NMax saya tunda, karena beberapa alasan. 

I Dare To Be Grey …

Uban.

Salah satu masalah penuaan dini yang muncul dalam garis keluarga kami adalah uban. Sejak selesai kuliah pada Juni 2014, nilai pertambahan uban yang tumbuh di kepala saya mengikuti grafik eksponen. Naik dari 1, 4, 9, 16, 25, 36, dan seterusnya hingga tak berhingga. Haha ..

Awalnya masih 1, 2, 3, dan 4. Masih bisa dicabut dikala sempat. Tapi lama kelamaan kok makin banyak, kalau dicabut rasa sakitnya malah bikin berontak. 😀

Perfeksionisme sang Melankolis

Salah satu hal paling menarik yang saya suka amati sehubungan dengan pekerjaan saya sebagai guru adalah kepribadian siswa. Tak salah.. Sebab salah satu artikel yang pernah saya bahas dalam tugas akhir semasa kuliah saya adalah tentang kecenderungan tipe kepribadian siswa. Siswa sebagai peserta didik, sekaligus sebagai manusia. 

Catatan Awal 2018

Ini sudah tengah tahun 2018, semester kedua malah. Tapi karena ini adalah tulisan pertama di tahun 2018 ini, maka judulnya adalah Catatan Awal 2018. Tulisan terakhir saya tertanggal 18 Desember 2015. Haha …

Dunia berlalu begitu cepatnya. Tak terasa sudah lebih dari dua setengah tahun sama sekali tak menuliskan apa-apa di blog ini. Sibuk sekali rasanya.