Catatan Awal 2018

Ini sudah tengah tahun 2018, semester kedua malah. Tapi karena ini adalah tulisan pertama di tahun 2018 ini, maka judulnya adalah Catatan Awal 2018. Tulisan terakhir saya tertanggal 18 Desember 2015. Haha …

Dunia berlalu begitu cepatnya. Tak terasa sudah lebih dari dua setengah tahun sama sekali tak menuliskan apa-apa di blog ini. Sibuk sekali rasanya. 

Dua setengah tahun itu bukan waktu yang sebentar ya Bro. Itu lebih dari 800 hari. :'(

Entah sudah kuhabiskan dengan apa waktuku itu. Seingatku, 2 tahun pertama sejak tamat kuliah kuserahkan waktuku untuk sebuah jabatan yang pekerjaannya cukup melelahkan. Itu artinya, di Juni 2016 sebenarnya aku sudah punya banyak waktu luang.

Tapi aku tak yakin. Sejak Juni 2016 hingga Juni 2018 itu tak kutahu kemana waktu malam kuhabiskan. Mungkin hanya dengan youtube, dengan facebook, WA dan teman sejenisnya.

Saya jadi ingat saat pertama kali belajar bisnis online di awal tahun 2012. Waktu 2 tahun adalah waktu yang cukup untuk menggapai target dari Nol rupiah sebulan hingga tembus angka puluhan juta. Dengan bermodal sebuah modem XL, laptop Axioo, sebuah meja kecil dan kekuatan mata begadang hingga pukul 2 malam, semua kuusahakan. Dan itu nyata, saya melihat dan merasakan dengan seluruh organ bahwa internet marketing adalah sebuah chanel penjualan yang sangat gila. Angka puluhan juta sebulan, bersih!

Artinya, kalau diprediksi bahwa perkembangan usaha mengalami kenaikan seperti grafik menanjak, maka tahun ini harusnya bisnis itu sudah mampu menggapai keuntungan di angka ratusan juta sebulan.

Tapi ternyata tidak. :'(

Grafik yang mampu saya gapai adalah kurva Z-normal dalam statistik. Yang modelnya juga seperti grafik nilai Sinus, dari nol merangkak ke satu, tapi akhirnya merosot lagi ke angka awal, nol. Wkwkwk …

Baca Juga :  Perfeksionisme sang Melankolis

Saya akui bahwa saya mengalami gejala stagnasi akibat terpapar virus bernama zona nyaman. Saya stagnan, sementara orang lain gila-gilaan melakukan optimasi. Beginilah jadinya.

Sejak pindahan rumah di April 2015 (3 tahun 3 bulan yang lalu), hingga sekarang, tak banyak yang berubah dalam perjalanan bisnis online saya. Semuanya berjalan hambar. Haha ..

Hambar bagaimana? Hambar karena ternyata banyak strategi baru yang saya coba terapkan tapi ternyata tidak membawa hasil yang signifikan pada keberhasilan promosi. Malah dapat saya katakan keberhasilan penjualan cukup merosot. Hufh.. Mungkin bukan strateginya yang salah. Bisa jadi karena produknya yang tidak tepat, atau saya kurang massive menerapkan strategi itu.

Benar kata beberapa ahli, yang besar akan dikalahkan dengan yang cepat.

Saat ini, saya bergelut dengan promosi 2 buah produk yang sejak awal dulu telah membawa kesuksesan besar. Dia adalah madu penyubur kandungan dan madu penambah nafsu makan anak.

Mungkin karena dasarnya terlalu terpaku dengan kesuksesan bisnis online pada masa lampau, saya akhirnya tak menghiraukan saran dari guru bisnis yang beberapa seminarnya saya ikuti. Saya terlalu lambat bergerak.

Begitulah ternyata. Move On bukanlah perkara mudah.

Saya harusnya sudah bisa bangkit berjaya jika mau berusaha lebih keras untuk memasarkan sebuah produk baru. Tapi karena bayang-bayang masa lalu, semua akhirnya saya biarkan begitu saja.

Syukurnya, meskipun bisnis online tak berjalan sesuai harapan, ternyata Tuhan memang tak pernah membiarkan hamba-Nya mengeluh terlalu banyak.

Beragam doa yang saya haturkan, dijawab Tuhan dengan hadirnya bayi mungil di pertengahan 2016 lalu.

Ia tentu membawa rezekinya sendiri. Tuhan titipkan lewat saya.

Karena memang rezeki tak selalu berupa angka penjualan yang fantastis. Ia bisa berupa senyuman bayi mungil. Obat untuk kelelahan. Apa yang lebih indah dari hadirnya seorang bayi mungil yang kegirangan setiap kali melihat ayahnya pulang dengan kepenatan selepas mengajar?

Baca Juga :  I Dare To Be Grey ...

Sekarang, sudah 25 Juli 2018. Saya sudah berusaha dengan berbagai cara, berguru kepada siapa saja. Tapi bisnis memang adalah bisnis. Ia berkembang dan tenggelam dikarenakan berbagai hal.

Saya tidak akan menyerah.

Tahun 2018 adalah tahun kebangkitan bisnis saya.

Saya akan terus berusaha, belajar, mencari jalan, menemukan solusi. Andai saya gagal dalam beberapa metode, saya tak sepenuhnya gagal. Saya setidaknya tau mana cara yang sebaiknya tidak dipakai untuk mengoptimasi bisnis.

Di 2018 ini, saya masih akan memilih jalan SEO. Jalan berat yang tak selalu dicoba oleh banyak orang lainnya. 🙂

Jangan menyerah. Yakinlah bahwa kerja keras tak pernah berhianat.

Tugas kita bukanlah untuk memecahkan rekor orang lain, tapi untuk memecahkan rekor kita sendiri.

Untuk melampaui hari kemarin dengan hari ini.

Yess!!

Salam hangat selalu,

Abied

Share artikel ini...
MasBied.com

About MasBied.com

Lovely Father. Romantic Husband. Teacher. Motivator. Influencer. Terima kasih telah berkunjung di blog sederhana ini. Semoga bermanfaat. Salam hangat, dari tempat paling indah di dunia ... ^_^