Kutagih Di Hadapan Tuhanku

Pagi ini ngurus sebuah kartu penting. Seharusnya kartu itu expired pada ulang tahun saya, 14 Juni 2020. Tapi karena lagi lowong, saya putuskan untuk sesegera mungkin mengurus perpanjangannya.

Sampai di sana, prosedur yang harus dilakukan seperti biasa.

Tes kesehatan, tanpa di tes. Bayar 35ribu.

Dilanjutkan tes psikologi, yang juga tanpa di tes, bayar 50ribu.

Lanjut ke tempat pengurusan. Saya mengisi formulir, dan disodorkan sebuah kwitansi setoran. Tertulis jelas bahwa untuk urusan kartu saya ini, jumlah biaya yang harusnya saya transfer adalah Rp. 80.000.

Pas sudah foto, nama saya dipanggil di bagian produksi kartu.

Setelah menerima kartu, saya dimintai biaya jasa senilai Rp. 300.000.

Malas berdebat, saya kasih saja.

Toh berdebat dengan orang-orang ini tak akan ada gunanya.

**

Dalam hati hanya saya bilang, “Saya tidak akan ikhlaskan uang saya, tak sepeser pun dari kelebihan dana yang semestinya masuk ke negara.

Okelah, sekarang kalian menang, bisa dapat uang dengan mudah, dari kami warga negara yang malas protes, malas berdebat.

Uang segitu bisa saya cari lagi.

Tapi tunggu, nanti di hadapan Tuhanku, kan kutagih semua kelebihan uang yang kau ambil hari ini.”

MasBied.com

About MasBied.com

Just Another Personal Blog