4 Juta Dibobol dari Kartu Kredit, Bagaimana Cara Komplain ke Bank?

Senin, 24 November 2014, saya dapat SMS notifikasi dari Bank Mandiri perihal transaksi pada kartu kredit saya. SMS menyebutkan bahwa telah terjadi transaksi dari kartu kredit milik saya pada sebuah situs belanja online, yakni lazada.com.ph.

Awalnya saya kira itu Lazada Indonesia, biasa lah .. Nama lazada semakin familiar di kepala saya setelah banyak kali iklannya tampil di tivi. Namun setelah saya buka kembali SMS, rupanya ada ekstensi .ph di alamat domain. Penasaran akhirnya langsung saya coba akses, ternyata itu adalah Lazada Filipina, toko Online Lazada yang melayani publik di Filipina. Sebagai sebuah toko online terbesar, saya baru ingat bahwa Lazada memiliki layanan di beberapa negara. Yang terbaru kemarin saya baca website lamido.co.id, mitra lazada Indonesia.

17 : 20

Merasa tak melakukan transaksi dalam 2 hari itu, saya langsung login ke akun Bank Mandiri untuk nge-cek tentang transaksi dimaksud. Dan ternyata bener! Limit kartu kredit yang sebulan 10 juta itu kini tiba-tiba tinggal 150ribuan. Padahal sehari sebelumnya saya cek jumlah transaksi di kartu kredit baru sekitar 6 jutaan. Ini berarti ada yang menggunakan transaksi dengan kartu kredit saya sekitar 4 jutaan. Wew.

17 : 35

Akhirnya saya menghubungi call center Bank Mandiri di nomor 14000 untuk mendapatkan kepastian informasi. Seperti biasa, kalo mo nelpon ke call center mesti isi pulsa dulu Bro. Pasalnya tarif premium berlaku di nomor ini, tiap kali nelpon bisa sampe 25 – 40ribuan. 🙁 Ndak kayak kalo nelpon istri, cukup dengan 2ribu sudah bisa 50 menit. Haha …

Saya dilayani oleh seorang CS dengan suara pria *mana tau dia laki atau perempuan* 😆 … Saya lupa namanya sih, sebut saja Mas Adam ya 😀 . Setelah melakukan prosedur standar dengan menyamakan data diri, nomor kartu kredit dan alamat, saya menceritakan perihal transaksi dengan menggunakan kartu kredit saya di situs online negara tetangga. Beliau minta waktu sejenak untuk nge-cek. Beberapa detik kemudian Mas Adam bilang bahwa memang benar telah terjadi transaksi di lazada.com.ph itu. Transaksinya 2 kali. Yang pertama saya lupa jumlahnya, yang kedua nilainya sekitar 16,000 Peso.

CUMA 16,000 sih… Tapi Peso Bro!! 🙁

Kalo dirupiahkan sekitar 4,000,550 IDR.

Nyeseknya tuh di sini Bro! *Nunjuk dada … 🙁 🙁

Itu nilai segitu kalo dipake belanja di lamido.co.id sudah dapat Laptop Lenovo, tambah dikit dah dapat kamera DSLR. 😥

Saya bilang ke Mas Adam bahwa transaksi itu bukan saya yang lakukan. Saya baru tau bahwa ada transaksi itu via SMS. Andai tak ada notifikasinya, mungkin setelah bayar tagihan saya baru tau bahwa ada transaksi itu. Wkwkwk …

Untuk transaksi online dengan kartu kredit mah gampang banget Bro, cuma perlu tahu NOMOR KARTU, KODE 3 DIGIT (kek gantinya PIN), MASA BERLAKU KARTU, NAMA PEMILIK, dan ALAMAT PEMILIK. Data-data itu kalo diinput untuk toko belanja online, tak perlulah apa-apa lagi, dah berhasil transaksinya. Enak kan?! Saya tanya ke Mas Adam kemungkinan penyebab data saya diketahui oleh pihak lain. Beliau tidak bisa menjelaskan, dan saya juga tidak ingin mendesak bahwa penyebab data bocor dikarenakan keteledoran pihak Bank Mandiri. Mas Adam hanya menyarankan untuk memblokir akun kartu kredit saya saat itu juga untuk menghindari terjadinya transaksi lain oleh oknum yang tidak bertanggung jawab. Sebenarnya tidak diblokir pun saya pikir tidak apa-apa, toh limit sudah mencapai batas di bulan itu sehingga tidak akan mungkin bisa dilakukan transaksi lagi.

Baca Juga :  100 Hal yang Ingin Kulakukan dalam Hidup

Akhirnya sore itu kartu kredit saya diblokir. Mas Adam mengatakan bahwa transaksi di lazada.com.ph senilai 4juta itu memang sudah dilakukan, tetapi penagihan oleh merchant (dalam hal ini Lazada Filipina) ke Bank Mandiri belum berhasil. Normalnya 2 sampai 7 hari kerja, kata Mas Adam.

Sesuai penjelasan, saya harus menelpon lagi keesokan harinya ke call center Bank Mandiri untuk melakukan pengecekan kembali terhadap transaksi tersebut. Seandainya memang lazada melakukan penagihan ke Bank Mandiri, maka secara otomatis transaksi itu akan masuk dalam tagihan saya bulan depan. Duh …

18 : 35

Selepas nelpon, lanjut mandi Bro. Maklumlah, baru sepedaan rasanya gerah. Saat mandi saya dapat ide untuk menghubungi lazada Filipina untuk menceritakan masalah saya di website mereka. Ahaa …

Saya akses lazada.com.ph, untuk mencari halaman kontaknya. Siapa tau bisa hubungi bagian keuangan untuk menceritakan permasalahan saya. Rada’ ragu sih, karena pengalaman-pengalaman lalu bilang ke saya bahwa menghubungi kontak di website besar gitu jarang dapat tanggapan, kecuali kalo masuk ke member area. Tapi tak apalah dicoba, siapa tau ada yang respon. 😀

Setelah beberapa saat browsing di website, saya menemukan halaman kontak. Ada sih fanspage facebook dan twitternya, tapi saya liat adminnya tidak terlalu merespon masalah pengguna di sana. Akhirnya saya kirim email lewat laman Contact Us. Meski dengan bahasa Inggris yang belepotan, saya mencoba menjelaskan perihal unauthorizely used di kredit saya untuk berbelanja di merchant mereka. Saya memberikan data kartu kredit selengkap-lengkapnya, disertai dengan transaksi yang dilakukan.

21 : 15

Saya menunggu balasan email beberapa jam, tak juga ada balasan. Saya liat lagi di laman websitenya, ternyata memang layanan mereka hanya hingga pukul 21.00 pm waktu Filipina. Akhirnya saya mengirim sekali lagi keluhan saya, dengan bahasa yang hampir sama dengan email sebelumnya. Mesti sabar sambil deg-degan Bro! Dana segitu lumayan gede lho untuk beli bakso. Hahaha … Bisa nggak tidur nyenyak malam ini!

25 November 2014, 05 : 40

Pagi-pagi habis subuh langsung ngurusin Kartu Kredit. Fuih … Sesuai penjelasan Mas Adam kemarin, saya menghubungi kembali call center Bank Mandiri untuk mengetahui status transaksi saya di lazada.com.ph. Setelah menyamakan data, saya kembali menceritakan sedikit perihal komplain saya terkait transaksi di kartu kredit saya sebelumnya. Mas CS mengatakan bahwa hingga saat ini transaksi bersangkutan belum ditagihkan. Artinya saya harus menunggu lagi untuk melakukan pengecekan keesokan harinya. Hufh ..

Di hari yang sama, saya berkali-kali login ke akun Bank Mandiri internet untuk nge-cek kalau-kalau jumlah tagihan saya langsung bertambah. Hampir tiap 2 jam login. Wkwkwk … Tapi sampe sore tak juga bertambah. Ada harapan bahwa transaksi gagal sih. Semoga ya Bro! 🙂

Baca Juga :  Musibah Perjalanan

16 : 13

Ada email balasan dari lazada, kek gini isinya..

123

Syukurlah, setidaknya ada balasan. Website belanja online memang mestinya kayak gini Bro! 😀

19 : 00

Baru ingat! Ternyata ada teman yang bekerja di bagian kartu kredit Bank Mandiri, namanya Aris. Waktu itu dia juga yang bantu ngurusin prosedur pembuatan kartu kredit yang ribet itu. 😀

Saya telpon Aris untuk menceritakan transaksi yang terjadi di kartu kredit saya. Dia bilang besok akan bantu cek-kan. Yuhuuu ..

26 November 2014, 09 : 00

Aris nelpon saya untuk memberitahukan hasil cek dan riceknya di akun saya. Dia bilang memang benar ada 2 transaksi di akun saya, yang pertama nilainya 250rbuan dan yang kedua nilainya 4juta lebih. Hanya saja dia bilang bahwa status transaksi itu masih “0” (nol), artinya memang belum berhasil. Biasanya jika transaksi statusnya masih 0, berarti masih menunggu berhasilnya tagihan merchant ke bank. Setelah 2 hari (atau menurut keterangan Mas CS yang ke-2 hingga 7 hari), barulah diketahui apakah transaksi benar-benar gagal atau berhasil.

Aris menyarankan saya untuk segera mengajukan pernyataan sanggahan dan mengajukan penggantian kartu kredit baru. Saya katakan bahwa kemungkinan pekan depan baru bisa, maklumlah orang sibuk. Haha …

23 : 47

Saya kembali membalas email dari Allyssa, CS Lazada yang membalas email saya sebelumnya. Sekedar mengingatkan bahwa pihak Bank Mandiri menyatakan transaksi hanya dapat dibatalkan oleh merchant. Ini artinya, nasib saya hanya tergantung niat baik lazada. Saya sungguh berharap ada kejelasan dari komplain saya pada mereka.

234

27 November 2014, 11 : 00

Siang hari, di sekolah nih Bro. Ada email balasan dari lazada, bunyinya begini.

3456

Di email di atas, Justine, CS bagian Keuangan Lazada, bilang transaksi yang kemarin dilakukan oleh seseorang menggunakan kartu kredit saya telah dibatalkan pada hari yang sama karena tidak dapat memenuhi standar keamanan berbelanja di sistem mereka. Justine, mengatakan bahwa sistem keamanan transaksi mereka mengharuskan adanya kesesuaian antara nama dan alamat yang tertera pada akun kartu kredit dengan nama dan alamat paket dikirimkan. Sepertinya begitu.

Hah, syukurlah. Ini berarti transaksi kartu kredit saya Insya Allah akan dibatalkan. Tinggal nunggu konfirmasi dari Bank Mandiri bahwa transaksi tersebut benar tidak akan ditagihkan ke kartu kredit saya bulan depan.

Selama beberapa hari, saya selalu login ke internet banking Bank Mandiri untuk mengetahui status tagihan. Biasanya tagihan di kartu kredit saya memang dibuat per tanggal 1 tiap bulan. So, hingga 1 Desember 2014 saya tetap harus nge-cek tagihan itu. Biar kalo ada apa-apa bisa langsung action.

Senin, 1 Desember 2014 08 : 00

Setelah berjibaku dengan macet di Makassar, saya ke kantor Bank Mandiri khusus menangani masalah kartu kredit di Jl. Arif Rate untuk ngurus pergantian kartu. Saya mengajukan pernyataan sanggahan atas transaksi yang terjadi di tanggal 24 itu, untuk berjaga-jaga siapa tau nanti ditagihkan dalam akun saya. Mbak CS bilang bahwa kalau pun ditagihkan, pernyataan sanggahan transaksi akan menjadi dasar Bank Mandiri untuk mengembalikan dana saya dalam waktu 85 – 140 hari kerja. Artinya bila memang transaksi itu termasuk dalam tagihan, maka saya sebaiknya membayar dahulu nilai 4juta itu. Nanti setelah 85 hari, nominal itu akan dikembalikan ke dalam akun saya.

Baca Juga :  Ternyata Bermimpi Itu Begini Rasanya!

Bersamaan dengan itu, saya juga mengajukan permohonan untuk ganti kartu karena data sudah diketahui oleh pihak lain. Untuk biaya administrasi hanya Rp. 50ribu. Lumayan lah … Cuma harus menunggu maksimal 2 pekan sebelum kartu tersebut sampai di tangan saya.

Hingga saat ini masih ada satu pertanyaan muncul di benak saya : BAGAIMANA BISA DATA KARTU KREDIT SAYA DIBOBOL ORANG?

Berbagai spekulasi muncul di kepala saya. Satu yang paling kuat adalah data tersebut diambil melalui website tempat saya belanja online. Sejak beberapa bulan lalu saya berlangganan dengan sebuah penyedia jasa VPS Windows. Awalnya semua baik-baik saja, hingga pertengahan lalu kartu kredit saya di-disable untuk pembayaran langganan VPS. Setelah saya tanyakan ke support, katanya kartu kredit tidak dapat digunakan karena ada tagihan yang tidak saya bayar, kebetulan memang servicenya bersifat reoccurrence dan saya tidak berniat melanjutkan langganan itu. Akhirnya support sarankan untuk menghapus data kartu kredit yang lama dan melakukan submit data ulang.

Dan itulah, beberapa hari setelah saya submit ulang data kartu kredit di website tersebut terjadilah musibah di dunia persilatan yang saya ceritakan. :mrgreen:

Itu “Mungkin” lho ya .. Saya tak juga yakin ada yang bisa membobol data kartu kredit via database Bank Mandiri. Kemungkinannya hanya via website tersebut. Hmmm …

Ini jadi pelajaran untuk saya. Selama ini saya sedikit ceroboh dalam melakukan transaksi online. Untuk belanja di luar negeri, saya sebenarnya biasa menggunakan paypal. Hanya saja paypal menerapkan fee untuk setiap transaksi. Sehingga biaya administrasinya kadang lebih gede daripada langsung menggunakan kartu kredit.

Untuk belanja dalam negeri sih saya menggunakan kartu debet. Resiko dengan masalah keamanan lebih kecil, karena tak perlu input apa-apa. Yang penting tau nomor rekening, ya transfer saja. 😀

Resiko belanja online memang besar, mulai dari kemungkinan data dibobol (kayak kasus saya di atas), barang lambat sampe, barang sampe tidak sesuai dengan spesifikasi atau juga penipuan dengan barang yang tidak dikirim. Hahaha .. Tapi ndak perlu khawatir lagi, untuk belanja barang-barang elektronik saya percaya dengan lazada.co.id, Lamido Indonesia <– yang ini partnernya lazada juga. Kenapa saya percaya? Karena layanan mereka sudah terbukti, layanan lazada di Filipina saja mengakomodir kepentingan saya padahal saya tidak berbelanja di tempat mereka.

Thanks to CS-nya Bank Mandiri dan Lazada.com.ph deh. Sudah bantu saya nge-clear-in masalah ini. Semuanya selesai Bro, sesuai harapan.

So, tetap waspada ketika berbelanja online.

Saya, Abied, dari tempat paling indah di dunia .. :mrgreen:

Salam

Share artikel ini...
MasBied.com

About MasBied.com

Lovely Father. Romantic Husband. Teacher. Motivator. Influencer. Terima kasih telah berkunjung di blog sederhana ini. Semoga bermanfaat. Salam hangat, dari tempat paling indah di dunia ... ^_^